Gubernur Akpol dan rektor Unnes saat pembukaan Pekerti

Pendidikan di Akademi Kepolisian disusun dalam tiga pilar komponen pendidikan, yaitu
pembelajaran, pelatihan dan pengasuhan. Ketiga komponen tersebut harus saling terkait dan mendukung satu sama lain, agar dapat terwujud hasil didik yang mahir, terpuji dan patuh hukum sesuai dengan filosofi pendidikan polri.

Untuk itulah perlu dilakukan persiapan-persiapan yang baik dalam penyelenggaraan pendidikan di Akademi Kepolisian, salah satunya melalui penyiapan personel yang akan mengemban tugas dalam bidang pembelajaran.

Polri tidak menyiapkan personelnya secara khusus untuk menjadi seorang tenaga pendidik. Oleh karena itu bagi personel Polri yang ditempatkan sebagai tenaga pendidik lembaga pendidikan seperti di Akademi Kepolisian perlu mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentang dasar-dasar tehnik instruksional dan applied approach education.

Secara bertahap, Akpol melaksanakan pelatihan peningkatan keterampilan dasar tehnik instruksional (pekerti) dan program applied approach education (AA) bagi para Gadik di Akpol untuk membekali diri sebelum memulai kegiatan PBM di kelas. Pekerti dan AA ini diutamakan diberikan kepada para Gadik yang belum pernah memperoleh pelatihan sejenis. Sedangkan bagi para Gadik yang sudah mendapatkan pelatihan ini tetap diperkenankan ikut untuk menambah wawasan akan metode – metode pembelajaran yang baru. Pelatihan Pekerti dan AA untuk tahun 2010 ini akan dilaksanakan selama lebih kurang 15 ( lima belas ) hari kerja, mulai tanggal 17 Pebruari hingga 10 Maret 2010 dan diikuti oleh 25 (dua puluh lima) tenaga pengajar / Gadik Akpol.